Manfaat buah Buah Tomat bagi kesehatan

Manfaat buah Buah Tomat bagi kesehatan


Tanaman tomat berasal dari bahasa Aztek, salah satu Suku Indian, yaitu xitomate atau xitotomate. Tanaman ini berasal dari Peru dan Ekuador di Amerika Selatan menurut tulisan karangan Andrew F. Smith "The Tomato in America". Tomat menyebar ke seluruh dunia khususnya negara yang beriklim tropis setelah berkembang di Amerika sebagai gulma (tanaman pengganggu, red). Konon di Amerika tomat tersebar dengan cepat karena dimakan burung dan kotorannya menyebar ke mana-mana. Di Eropa dan Asia, tomat disebarkan oleh para pedagang Spanyol yang sebelumnya berkelana di Benua Amerika. Khusus di Indinesia, tomat dibawa oleh orang Belanda.
Tomat merupakan buah yang sangat menarik untuk dilihat maupun untuk dinikmati di Prancis, tomat dinamakan ‘apel cinta’ atau pomme d’amour. Oleh sebab itu didalam tomat terkandung beberapa gizi yang sangat baik dan bermanfaat untuk kesehatan diantaranya :
1. Dapat menghaluskan kulit & bebas jerawat.
Dalam tomat mengandung zat tomatin yang bersifat sebagai antiinflamasi, yaitu dapat menyembuhkan luka dan jerawat. Menurut Lesley Rhodes, ahli ilmu penyakit kulit di University of Manchester, yang dikutip BBC mengatakan bahwa ”Makanan tomat mendorong secara mencolok tingkat procollagen di kulit. Peningkatan ini menunjukkan potensi pembalikan proses penuaan kulit”. Dan penelitian yang baru-baru ini dipresentasikan di British Society for Investigative Dermatology ini menduga manfaat tomat untuk kulit manusia tersebut berasal dari kandungan antioksidan lycopene yang dimiliki oleh buah yang sarat vitamin C ini. Antioksidan tersebut diyakini akan memiliki konsentrasi yang tinggi setelah buah tomat dimasak.

2. Dapat memulihkan fungsi lever.
Ada beberapa tokoh yang berpendapat, bahwa tomat dapat memulihkan lever yakni Dr. John Cook Bennet, Dekan Fakultas Kedokteran Willoughby University di Ohio, mengatakan "Tomat bisa mengobati diare, serangan empedu, dyspepsia (gangguan pencernaan), dan mencegah kolera." Yang lebih dahsyat, Bennet menyatakan, minum jus tomat mampu memulihkan fungsi lever. Selang 120 tahun kemudian, ilmuwan Yumi Tohuoka melalui penelitiannya menunjukkan dukungannya terhadap Bennet. Dalam laporan TheTohoku Journal of Experimental Medicine terbitan Tohoku University di Jepang, Tohuoka menyatakan, jus tomat secara klinis efektif untuk menyeimbangkan gangguan lever. Demikian pula John Heinerman, seorang peneliti medis yang bekerja sama dengan tabib berkesimpulan, "Tak ada cara yang lebih baik dalam meningkatkan kesehatan dan menyeimbangkan fungsi lever dengan cepat, selain dengan meminum jus tomat."

3. Dapat mencegah timbulnya kanker
Beberapa waktu silam tanpa sengaja dihasilkan sejenis tomat yang mengandung antioksidan lycopene tiga setengah kali lebih banyak. Ini berawal dari usaha ilmuwan di Purdue University dan Pusat Penelitian Pertanian Departemen Pertanian AS untuk mengembangkan tomat yang memiliki kualitas lebih baik dan tidak mudah busuk. "Namun, dalam proses berikutnya, mereka menemukan bahwa tomat tersebut memiliki kandungan antioksidan lycopene lebih tinggi ketimbang tomat biasa," kata Avtar Handa, profesor horti kultur di Purdue. Ini tentu memberi harapan lebih besar dalam upaya melawan kanker.

4. Dapat meningkatkan kekebalan tubuh
Hal ini juga diakui oleh dokter gizi, Dr. Leane Suniar Manurung, MSc. Melihat khasiat tomat begitu banyak, maka tomat baik dikonsumsi siapapun sejak usia dini. “Apalagi tomat juga tinggi kandungan vitamin C dan vitamin A, yang bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh”. Warna merah pada tomat lebih banyak mengandung lycopene, yaitu suatu zat antioksidan yang dapat menghancurkan radikal bebas dalam tubuh akibat rokok, polusi dan sinar ultraviolet

Sedangkan untuk kandungan gizi tomat per 100 g :

Kalori 20 kal, Protein 1.0 g, Lemak 0.3 g, Karbohidrat 4.2 g, Kalsium 5 mg, Vitamin A 1500 SI, Viamin C 40 mg. Sumber: Daftar Komposisi Bahan Makanan. Depkes (1979)

By :lilyflowers-8.blogspot.com